Hanya orang yang kuat yang dapat mencintai, karena cinta itu
memberi
Karena ia hanya fokus menjadi orang yang belajar mencintai,
bukan menyibukkan diri untuk ingin dicintai
Jika tidak mampu menguatkan diri sendiri, tidak mungkin bisa
memberi
Jika kau masih putus cinta super drama seperti “hidupku
hancur” maka kamu bukanlah orang yang kuat
Orang yang kuat sadar sepenuhnya, ia sudah memberi sebanyak
apapun meski tiba-tiba harus kehilangan
apa yang dia usahakan
Cinta itu bersedia berbagi, bukan berarti mengorbankan
segala-galanya
Seperti bersedekah, kamu mudah dan sering untuk memberi
namun tak perlu menguras diri sendiri karena sedekah pun bukan sesuatu yang dipaksakan
Mencintai adalah sebuah kapasitas
Kapasitas dalam bersabar, bertekad, disiplin dan konsentrasi
Konsentrasi.... yaitu fokus untuk mengetahui apa yang
dibutuhkan orang lain
Mendengarkan orang lain
Dan memahami apa yang ingin disampaikan orang lain
Modalnya berangkat dari "mau"
Cinta tanpa alasan itu non-sense, omong kosong
Cinta harus punya alasan, supaya kamu mengingat itu untuk
bertahan
Misalnya, “Karena kamu bisa diajak susah”
“Karena kamu selalu ada dalam proses perbaikan diriku”
“Karena aku ingin ditemani terus sama kamu seumur hidup”
Sebelum memilih untuk seumur hidup, ketahuilah
Bahwa memilih seseorang untuk seumur hidup adalah memilih
masalah yang akan dihadapi seumur hidup
Pastikan ketika kamu memilihnya, kamu selalu sanggup menghadapinya
Cinta yang dewasa itu menyadari eksistensi masing-masing
Menyadari dan memahami adanya dua jiwa dan kepala yang berbeda
Oleh karena itu dukunglah untuk menjadi diri mereka sendiri
Jangan cuma cinta artifisial, yang memandang cinta sebagai objek
kepunyaan
Objek kepunyaan yang bahasa inggrisnya dikenal sebagai possessive
Cinta itu tidak dipetik, tetapi ditanam dan dikembangkan,
maka jumlahnya akan semakin banyak
Cinta tidak seharusnya menjadi sesuatu yang ingin kamu
kuasai seperti barang
Bukan sesuatu yang dikejar untuk didapatkan seperti ketika
kamu menargetkan untuk membeli iphone 6
Terkadang cinta itu sesederhana “Aku cinta karena aku
membutuhkanmu”
Love is action, the practice of human power
Sebab kata “me” dalam mencintai adalah kata kerja
Jika belum pernah melakukan sesuatu untuk orang lain maka
belum bisa dikatakan mencintai
−The Art of Loving, Erich Fromm (dengan sedikit kolaborasi dari saya)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar